FIT ON BOARD

Selama bertahun-tahun, kehidupan pelaut telah berubah secara dramatis dan hal tersebut terjadi bukan hanya karena dunia perkapalan telah meningkat menjadi internasional. Sekarang ini, crew dari berbagai bangsa dari seluruh dunia harus bekerja bersama; tantangan-tantangan sehubungan dengan Cost efficiency dan Port Time yang semakin ketat bertambah setiap hari. Profesi pelaut adalah salah satu yang paling menantang di dunia, baik secara fisik maupun secara kejiwaan (mentally), yang membuat para pelaut harus 100% fit untuk menjalankan tugas-tugas mereka.

Para pelaut membutuhkan gaya hidup yang baik dan sehat di atas kapal maupun di darat untuk mencapai dan mempertahankan tingkat kebugaran yang diperlukan untuk menghadapi tantangan- tantangan fisik dan kejiwaan ini.

Pekerja-pekerja di darat menganggap sesuatu yang sudah seharusnya (dan sering memandang sebagai hak asasi manusia yang mendasar) untuk memiliki/menikmati elemen-elemen dasar hidup seperti bercengkerama dengan keluarga dan handai taulan, nonton video dan bioskop, membaca santai, berita-berita dari rumah, kesempatan-kesempatan berbelanja dan rekreasi, termasuk berolah-raga dan berjalan-jalan. Kesempatan-kesempatan tersebut sangat jarang dimiliki oleh para pelaut selama hari-hari kerja rutin di laut dan tekanan-tekanan yang disebabkan oleh tuntutan Port Time di pelabuhan yang singkat menambah kesulitan untuk mendapatkan kesempatan-kesempatan tersebut.

Perencanaan sarana olahraga bagi para pelaut adalah suatu tantangan yang sangat besar dalam lingkungan maritim modern. Internasionalisasi, pengawakan minimum dari kapal-kapal, rotasi yang pendek dan awak kapal dengan multi kebangsaan membuat ICSW (International Committee on Seafarers’ Welfare) menyambut tantangan ini melalui pekan pengembangan program olahraga internasional (ISS) 4 tahunan bagi para pelaut, yang telah memulihkan aktivitas olahraga para pelaut ke tingkat yang telah dicapai 20 tahun lalu.

Program Informasi Kesehatan bagi Para Pelaut (SHIP = Seafarers’ Health Information Programme) mendukung program olahraga dengan menyediakan informasi mengenai 7 (tujuh) penerbitan yang terkait dengan gaya hidup (lifestyle) yang mempengaruhi kesehatan dari para pelaut, meliputi keselamatan makanan (food safety), perjalanan yang aman (safe travel), makanan sehat (healthy food), Malaria, kelebihan berat badan, HIV/AIDS & STD serta kebugaran di atas kapal (fit onboard).

Tidak diragukan lagi bahwa layanan-layanan kesejahteraan yang baik adalah salah satu faktor penting yang dapat mengarah ke dunia perkapalan yang lebih aman. Jika seorang awak kapal tidak memiliki hak atas kondisi/persyaratan kerja dan kehidupan di atas kapal, kernungkinan besar kapal telah dioperasikan dengan cara-cara yang tidak aman dan berpotensi membahayakan.

Meskipun ada perbaikan-perbaikan besar dalam teknologi, kecelakaan-kecelakaan dan bencana-bencana akan terus terjadi secara teratur dan monoton, dan menguatkan pentingnya “Elemen manusia“, suatu konsep yang telah diakui IMO. Kebutuhan akan profit perkapalan dapat sepenuhnya dipahami, namun keuntungan ini tidak boleh mengorbankan manusia ­manusia yang berada di atas kapal.

Tanpa awak kapal yang nyaman dan bugar/fit dalam kondisi- kondisi kerja dan hidup yang layak, industri perkapalan tidak akan mampu memenuhi persyaratan-persyaratan bagi pengoperasian kapal-kapal yang aman di perairan yang bersih. (edj)

(Sumber: www.seafarershealth.org, diterjemahkan oleh buletin IMarE edisi 37 Februari 2007)

Tinggalkan komentar

Filed under 1. Shipping

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s